Formula 1

Sebenarnya, F1 Tak Mau Menghilangkan Gadis Payung

akurat logo
Manggala Borujerdi
Sabtu, 10 Februari 2018 12:39 WIB
Share
 
Sebenarnya, F1 Tak Mau Menghilangkan Gadis Payung
Tak akan ada lagi penampakan gadis-gadis cantik untuk mendamping pebalap. REUTERS

AKURAT.CO, Formula 1 (F1) memutuskan untuk menghilangkan grid girls alias gadis payung mulai musim ini. Bos F1 pun menyesal dengan keputusan tersebut.

Sebagaimana dipetik dari Crash, Minggu (10/2), mereka ditiadakan karena dinilai sebagai bentuk eksploitasi terahadap kaum wanita dan dirasa sudah tidak zaman di era sekarang ini.

CEO F1, Chase Carey scara pribadi menyatakan sebenarnya masih menyukai keberadaan gadis-gadis yang memayungi para pebalap sebelum tancap gas. Keputusan untuk kembali menghadirkan gadis payung juga didukung para pecinta F1.

"Sebenaranya saya tak mau menghilangkan gadis payung. Secara tak mengejutkan, banyak fans jangka panjang melihatnya sebagai bagian dari olahraga yang tumbuh bersama mereka dan saya menghormati itu," kata Chase.

"Jika Anda menyerahkan keputusannya kepada saya, secara pribadi saya menyukai grid girls. Tapi itu bukan keputusan untuk saya, melainkan untuk para fans, ujarnya lagi.

Chase pria yang juga Vice Chairman 21st Century Fox itu juga menyatakan akan tetap mempertahankan keberadaan sejumlah gadis cantik di balapan, salah satunya para model untuk promosi di paddock (tempat yang paling steril di arena balapan).

"Kami akan mempertahankan mereka. Kami akan terus menampilkan gadis-gadis cantik di setiap balapan F1. Saya rasa itu sudah bagian dari hidup dan merupakan bagian dari sesuatu yang membuat olahraga ini menjadi spesial," tegas Chase.

"Ini adalah merupakan olahraga yang glamor. Di dunia sekarang ini, jelas ada sensitivitas yangberbeda dibanding 12 tahun lalu. Saya rasa Anda tak bisa keras kepala dan harus menghormati keinginan para fans."[]


Editor. Hendra Mujiraharja

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

Kopassus Sudah Turun Gunung Bersama Densus 88, Polri Belum Tahu Teknis di Lapangan

Kamis, 24 Mei 2018 03:10 WIB

Kopassus sudah bersama-sama Densus 88 untuk memberantas pelaku teror.


Korut Bersiap Hancurkan Fasilitas Tes Nuklir

Kamis, 24 Mei 2018 02:45 WIB

Ada sejumlah kondisi yang kami ingin terjadi. Saya pikir kami akan mendapat kondisi itu. Jika kami tidak, kami tidak akan bertemu.


Kejagung Siap Hadapi Praperadilan Terkait Belum Ditahannya Tersangka Korupsi Dapen Pertamina

Kamis, 24 Mei 2018 02:35 WIB

Kami sudah mengirimkan surat kepada jaksa agung agar segera menahan Betty Halim pada Rabu.


Aktifitas Vulkanologi Gunung Sinabung Akibatkan Gempa Sebanyak 23 Kali

Kamis, 24 Mei 2018 02:15 WIB

Gempa Tornillo 1 kali, amplitudo 5 mm, durasi 8 detik, gempa tektonik jauh 1 kali, Amplitudo 71 mm, S-P 63 detik, durasi 197 detik.


Sindiran Dewi Perssik Pada Suami Akhirnya Dapat Jawaban

Kamis, 24 Mei 2018 02:05 WIB

Warganet yang menyaksikan perseteruan ini malah menuding bahwa keduanya hanya sedang memainkan gimmick.


Polri Periksa 12 Orang Terkait Perusakan Rumah Jemaah Ahmadiyah di Lombok Timur

Kamis, 24 Mei 2018 01:55 WIB

Ada beberapa orang, sekitar tujuh sampai 12 orang kami mintai keterangan. Saat ini prosesnya masih non projustisia.


Uang Tunai yang Disita dari Kediaman Najib Totalnya Rp392 Miliar

Kamis, 24 Mei 2018 01:35 WIB

Sejumlah kotak dan tas berisi uang tunai itu disita dari Pavilion Residences di Kuala Lumpur pada pekan lalu.


BPPTKG: Perilaku Gunung Merapi Mirip dengan Kondisi Pasca Letusan Besar 1872

Kamis, 24 Mei 2018 01:15 WIB

Kondisi saat ini mirip dengan kondisi pasca letusan besar 1872, dan letusan besar sekitar 1930.


Putri Marino Rasakan Tendangan di Perut, Warganet Pertanyakan Usia Kehamilan

Kamis, 24 Mei 2018 01:05 WIB

Sayang postingannya ini justru menjadi lahan warganet untuk mencibir.


Kurang Tidur? Libido Seks Akan Menurun

Kamis, 24 Mei 2018 01:05 WIB

Jika Kamu kurang tidur, dipastikan libido seksmu akan menurun.


Jokowi: Empat Bulan, Penambahan Lapas di Nusa Kambangan Rampung!

Kamis, 24 Mei 2018 00:50 WIB

Maksimal empat bulan lagi akan selesai pembenahan dan penambahan Lapas di Nusa Kambangan.


Malau, Penjual Pisang 83 Tahun Asal Sibolga yang Andalkan Allah dalam Berpuasa

Kamis, 24 Mei 2018 00:42 WIB

Meski di usia senja, Kakek Malau tetap menjalankan ibadah puasa sambil menjajakan pisang raja, sihawai dan lainnya


Dua Anggota FPI Karawang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD

Kamis, 24 Mei 2018 00:25 WIB

Penetapan tersangka itu sesuai dengan alat bukti berupa video, keterangan saksi, dan barang bukti lainnya.


Daesung 'Bigbang' Dirawat saat Wajib Militer

Kamis, 24 Mei 2018 00:05 WIB

Sayangnya pihak rumah sakit enggan memberikan kejelasan lebih detail.


Ketua DPR Sesalkan Polisi Bertindak Represif Terhadap Mahasiswa yang Demo di Istana

Rabu, 23 Mei 2018 23:55 WIB

Kita meminta kepolisian untuk tidak terlampau represif terhadap para pendemo atau pengunjuk rasa.