Asian Games 2018

Kamar di Kampung Atlet Kemayoran Dianggap Terlalu Sempit

akurat logo
Luthfi Khairul Fikri
Rabu, 14 Februari 2018 22:14 WIB
Share
 
Kamar di Kampung Atlet Kemayoran Dianggap Terlalu Sempit
Kondisi ruangan kamar Wisma Atlet atau Kampung Atlet (kompleks Athlete Vilage) yang sedang dalam proses pengerjaan di kawasan Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/11). Proyek pembangunan wisma atlet ini merupakan fasilitas yang digunakan untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Tiga dari sepuluh tower yang direncanakan, sudah selesai dibangun. Tower pertama berlantai 24 dengan jumlah kamar mencapai 650 unit. Di tower kedua, ada 32 lantai dan memiliki 880 kamar. Tower ketiga yang berlokasi di dekat pintu tol Ancol, memiliki 24 lantai dengan kapasitas 840 unit kamar.. AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Sejumlah atlet yang kini mengikuti ajang Test Event Asian Games 2018 mulai mengeluhkan soal ukuran kamar Wisma Atlet Kemayoran yang mereka singgahi selama pagelaran tersebut.

Salah satu keluhan datang dari Pebasket Indonesia, Andakara Prastawa Dhyaksa. Menurutnya, ukuran kamar di Wisma Atlet Kemayoran masih banyak kekurangan dan terlalu sempit.

Dengan banyaknya keluhan itu, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 Jakarta-Palembang (INASGOC) langsung merespon dan akan segera memperbaikinya.

Melalui Direktur Wisma Atlet INASGOC, Tri Ananta Andrewan, mengaku pihaknya memastikan telah mengambil kebijakan tegas demi mengakomodir kepentingan para atlet raksasa di Asian Games 2018.

"Sudah kami pikirkan. Untuk atlet yang tubuhnya besar dan tinggi, kami minta mereka satu ruangan hanya dua orang. Ukuran kasur pun ditambah, menjadi 243 sentimeter," katanya Tri Ananta saat konferensi pers di Hotel Century, Jakarta, Rabu (14/2) sore WIB.


Penampakan gedung Kampung Atlet Kemayoran di masa pengerjaan pada akhir November silam. (Foto: AKURAT.CO/Sopian).

Tri Ananta mengatakan, pihaknya tengah melakukan riset untuk mengetahui sejauh mana kepuasan atlet terhadap pelayanan di Wisma Atlet Kemayoran selama ini.

Selain soal ukuran kamar, banyak sorotan dalam pelaksanaan Test Event Asian Games ini. Salah satunya adalah tidak adanya televisi dan ice maker, juga kapasitas jasa laundry yang terbatas.

Menurut Tri Ananta, pihaknya akan mempertimbangkan televisi dan ice maker di kamar atlet. Jumlahnya masih dikaji karena berkaitan dengan luas ruangan di Wisma Atlet.

Sedangkan untuk televisi, Tri Ananta mengatakan hal itu memang merupakan ketentuan OCA sendiri yang melarang adanya barang itu. "" tuturnya.

Sedangkan jasa laundry, pihaknya hanya memberi slot dua lembar yang bisa dicuci secara gratis. Sisanya, atlet atau ofisial harus membayarnya. "Iya jangan semua juga, kami sudah memudahkan mereka (para atlet) agar tidak mencuci lagi nantinya," katanya.[]


Editor. Hervin Saputra

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

DPR Sebut Ambruknya Tol Becakayu Rugikan Negara dan Rakyat Indonesia

Kamis, 22 Februari 2018 10:03 WIB

Selain kerugian waktu penggunaan proyek yang dialami negara dan rakyat, kerugian materil pun akan dirasakan


Stimulus Kawasan ke Eropa Timur Bikin Itali Geram

Kamis, 22 Februari 2018 09:57 WIB

Kebijakan UE tersebut buat Italia menjadi geram, lantaran menurut Italia kebijakan seperti ini justru membawa lari investor di negaranya


Novel Tiba di Tanah Air Hari Ini, Begini Suasana Penyambutannya di KPK

Kamis, 22 Februari 2018 09:56 WIB

Sudah hampir 10 bulan Novel meninggalkan Jakarta dan menjalankan perwatan insentif di negeri singa putih itu


Ancaman Masa Depan Didominasi Drone Pembunuh, Serangan Siber dan Propaganda

Kamis, 22 Februari 2018 09:55 WIB

AI berkembang dengan sangat pesat, dan AI mampu mengembangkan sifat jahat terhadap umat manusia.


Cerita Sarmin, Salah Satu Korban Kecelakaan Pembangunan Tol Becakayu

Kamis, 22 Februari 2018 09:53 WIB

Sarmin salah satu korban kecelakaan kerja tol becakayu tersangkut di besi bagian harus dievakuasi menggunakan alat pompa pengecor


Perlu Ada Sertifikasi Ulang BUMN Karya, DPR : Jangan Formalitas!

Kamis, 22 Februari 2018 09:45 WIB

Sigit: Kembali terulang insiden kecelakaan kerja pada proyek tol layang karena adanya permasalahan profesionalitas pelaksanaan pekerjaan


Laura Basuki Takut Tak Wangi Saat Dicium Suami

Kamis, 22 Februari 2018 09:45 WIB

Laura Basuki justru lebih memperhatikan tubuhnya usai menikah.


Ibu Tiri Tega Buang Anaknya di Jalanan

Kamis, 22 Februari 2018 09:40 WIB

Mulanya, seorang warga menemukan anak Rizky dan membawanya ke Kantor Polisi Subsektor Klender


Mantan Suami Krisdayanti Ingin Wariskan Regulasi, Kembangkan Ekraf

Kamis, 22 Februari 2018 09:40 WIB

Anang: Pertumbuhan ekonomi kreatif di era Jokowi telah menunjukkan capaian yang menggembirakan seperti capaian PDB 2016 Rp922,58 T


Pemilik Milan: Keuangan Saya Aman dan Sehat

Kamis, 22 Februari 2018 09:40 WIB

FIGC mempertanyakan kesehatan keuangan AC Milan.


IHSG Dibuka Melonjak Sedikit

Kamis, 22 Februari 2018 09:38 WIB

Saham-saham yang bertengger dalam jajaran top gainers pagi ini, antara lain DWGL, BGTG, dan DEWA.


Mesir Kutuk Serangan Bom di Ghouta Timur

Kamis, 22 Februari 2018 09:24 WIB

Mesir juga menyampaikan keprihatinannya yang mendalam sehubungan dengan perkembangan terkini di Ghouta Timur, Suriah


Pemkab Aceh Besar Terapkan Uji Tes Urine Calon Pengantin

Kamis, 22 Februari 2018 09:13 WIB

Pemeriksaan syarat tambahan itu harus dilakukan oleh setiap pasangan, sebelum dilangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat


Mpok Alpa Senang Curhatan Viralnya Jadi Lagu 'Ke Emol'

Kamis, 22 Februari 2018 09:08 WIB

Mpok Alpa merasa tawaran bahwa single lagu baru hal yang wajar karena dia memang seorang penyanyi.


Empat Menteri Kabinet Kerja Kunjungi Asmat Hari Ini

Kamis, 22 Februari 2018 08:57 WIB

Kunjungan kerja ke Asmat ini dalam rangka meninjau penanganan masalah campak dan gizi buruk yang sudah dilakukan oleh berbagai pihak di sana