BCA Indonesia Open 2017

BCA Indonesia Open 2017 Sukses, PBSI Makin Percaya Diri Pakai JCC

akurat logo
Islahuddin
Senin, 19 Juni 2017 00:41 WIB
Share
 
BCA Indonesia Open 2017 Sukses, PBSI Makin Percaya Diri Pakai JCC
Para suporter Indonesia di ajang BCA Indonesia Open 2017. Foto: AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pemindaan venue turnamen dari Istora Senayan ke Jakarta Convention Center sempat dikhawatirkan pecinta bulutangkis Indonesia. Selain karena lebih kecil, kendala teknis lainnya dikhawatirkan muncul selama turnamen.

Namun kekhawatiran itu ternyata tak terbukti pada turnamen yang memberikan hadiah total 1 Juta Dollar AS atau sekitar dari Rp13,3 miliar tersebut. Dalam turnamen ini, Tiongkok menjadi negara tersukses dengan berhasil membawa pulang dua gelar, sementara itu, India, Jepang dan Indonesia masing-masing berhasil membawa pulang satu gelar. Kemeriahan di Plenary Hall Jakarta Convention Center yang dimulai sejak Senin (12/6) lalu, berakhir pada Minggu (18/6) malam.

“Kami bersyukur bahwa pelaksanaan turnamen bisa berjalan dengan lancar dan sukses dan tidak ada sesuatu kendala berarti. Dari awal kami sudah berupaya untuk memindahkan venue dari Istora ke JCC, sempat ada kendala di beberapa hari awal tetapi semuanya bisa diatasi,” ujar Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto.

Kesuksesan turnamen ini digelar di JCC pun diungkapkan bisa menjadi pertimbangan, jika di tahun depan, Istora masih belum siap digunakan untuk Indonesia Open 2018. “Sangat memungkinkan, tahun depan ada dua turnamen besar. Ada premier of premier di awal bulan Juli, kandidat utamanya tetap berharap bisa menggunakan Istora. Tapi belum tahu apakah kita akan mendapat izin atau tidak, JCC bisa menjadi salah satu cadangan. Tetapi ini bukan hal mudah untuk menaklukan JCC menjadi venue ideal buat bulu tangkis. Butuh kerja keras yang luar biasa, beberapa masukan menjadi mention tersendiri untuk kami, dan semoga ini yang pertama dan terakhir kita menggelar turnamen di bulan Puasa,” lanjut Achmad.

Kesuksesan panitia penyelenggaraan juga mendapat apresiasi dari Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Event Manager BWF, Darren Parks menyebutkan pemindahan venue dari Istora ke JCC memang tidak mudah. Ini menjadi tantangan tersendiri, dan PBSI bersama panitia pelaksana berhasil  mengatasi hal ini.

“Banyak hal yang harus kami setujui seperti keadaan AC. Jadwal yang berubah karena bulan ramadhan, dan tentu pemain inginnya bisa selesai lebih awal, kami mengerti isu ini. Tetapi turnamen ini sendiri, Indonesia tidak pernah berhenti membuat saya kagum,” ujar Parks.

“Dengan orang-orang yang sangat mencintai bulu tangkis, dan tahu bagaimana semua harus berjalan, orang-orang yang ramah dan kami senang bisa bekerja dengan mereka. Hasil akhir pun menarik, setelah Olimpiade memang banyak yang berubah, dan saya bisa melihat banyak pemain baru pun bermunculan,” tambahnya.


Editor. Islahuddin

 

Rekomendasi

 

 

News Feed

AFTECH Gandeng UnionSpace Dorong Industri Fintech Space

Kamis, 18 Januari 2018 13:07 WIB

Albert: Kami antusias untuk menjadi bagian dan pertumbuhan ekosistem bisnis di Indonesia, salah satunya di industri tekfin.


Jusuf Kalla Sebut Pentingnya Gaya Manajemen Sesuai Karakter Orang Indonesia

Kamis, 18 Januari 2018 13:05 WIB

Leadership dengan karakter orang Indonesia yang khas, dimiliki oleh mereka yang terpilih dalam Lifetime Achievement Award LM FEB UI.


Munaslub Selama 10 Menit, Hanura Kubu Sudding Putuskan Pecat OSO

Kamis, 18 Januari 2018 13:04 WIB

Munaslub pun tidak berlangsung lama. Pasalnya, sidang Munaslub yang digelar sekitar pukul 09.20 WIB langsung mengambil keputusan pemecatan.


Pemerintah Akui Wisata Danau Toba, Diminati Investor

Kamis, 18 Januari 2018 13:02 WIB

Keindahan wisata Danau Toba dan Pulau Samosirnya menjadi daya tarik tersendiri bagi pemerintah


Kebanyakan Sumpah, Hakim Tipikor Tegur Saksi e-KTP

Kamis, 18 Januari 2018 12:59 WIB

Jaksa menghadirkan saksi dari swasta selaku pengusaha money changer dari PT Raja Valuta, Deni Wibowo.


Tumpahan Minyak Keempat dari Kapal Sanchi Terdeteksi di Laut China Timur

Kamis, 18 Januari 2018 12:58 WIB

Sebagian besar minyak kondensat tidak berwarna dan mengakibatkan lapisan bawah air jadi beracun.


Tumpahan Minyak Sanchi Meluas ke Empat Lokasi

Kamis, 18 Januari 2018 12:58 WIB

Minyak kondensat yang dibawa kapal Sanchi lebih mudah terbakar dan beracun.


2018 Pemkot Depok Dapat 30.000 Sertifikat Dari Program Prona

Kamis, 18 Januari 2018 12:58 WIB

Heni mengakui adanya penambahan bidang yang cukup drastis dalam pelaksanaan PTSL di Kota Depok di banding tahun lalu


Barasuara Akan Tampil Lebih 'Kalem' di LAFFestival 2018

Kamis, 18 Januari 2018 12:57 WIB

Awalnya Barasuara sempat ragu saat ditawari tampil di LAFFestival Indonesia.


Menteri Bappenas : PINA Atasi Kendala Biaya Infrastruktur

Kamis, 18 Januari 2018 12:53 WIB

Dengan pembangunan infrastruktur ini dapat dijadikan momentum bagi PINA perkuat pembangunan infrastruktur tanpa gunakan dana APBN


Apa Saja yang Membuat Pil KB Tidak Efektif? Ini Jawabannya

Kamis, 18 Januari 2018 12:52 WIB

Pil KB biasanya dipercaya sebagai alat pencegah kehamilan.


Akhirnya, Sandiaga Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Kamis, 18 Januari 2018 12:50 WIB

Ia mengaku tak membawa apapun dalam pemeriksaan kali ini.


Polda Metro Belum Bisa Pastikan Sandiaga Bakal Datang

Kamis, 18 Januari 2018 12:49 WIB

Jadi hari ini kita tunggu saja beliau datang atau tidak sekitar pukul 13.00 WIB.


Amazon Patenkan Robot Penjahit yang Memotong Pola Baju dengan Sempurna

Kamis, 18 Januari 2018 12:46 WIB

Dalam waktu dekat Amazon akan mampu membuat pakaian pesanan kostumer dengan bantuan robot


Bangun 10 Destinasi Wisata, Pemerintah Butuh Komitmen Pendanaan USD20 Miliar

Kamis, 18 Januari 2018 12:46 WIB

Kemenpar ingin membuat 10 destinasi pariwisata baru di Indonesia, total investasi yang direncanakan capai USD20 M