Kemenpora

Menpora Jajal Kemampuan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya

akurat logo
Rusjdi Alatas
Rabu, 29 November 2017 01:13 WIB
Share
 
Menpora Jajal Kemampuan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya
Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi (kedua kiri) berfoto bersama dengan pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi di Lapangan Badminton Kemenpora, Jakarta, Selasa (28/11). Tim Menpora Imam Nahrawi berhasil menaklukan juara dunia ‘The Minions’ dengan skor 13-21, 21-16 dan 27-25.. AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Lapangan bulutangkis Kemenpora Selasa (28/11) sore kedatangan tamu istimewa. Dia adalah pasangan ganda putra Indonesia sekaligus enam kali juara turnamen Superseries, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukomuljo. Kedatangan mereka untuk melakukan pertandingan ekshibisi sekaligus silaturahmi dengan Menpora Imam Nahrawi. 

Lapangan bulutangkis Kemenpora sore itu dipenuhi para wartawan dan beberapa komunitas bulutangkis Indonesia seperti INA_ Badminton, kevingideon. FC, Badminton Now, Badmintalk. Menpora yang berpasangan dengan Beben pemain dari Badminton Menpora Cup (BMC) langsung melakukan pemanasan sebelum melakukan pertandingan.

Tidak ingin malu di kandang sendiri, Menpora/Beben langsung menunjukkan perlawanan di game I dengan penuh semangat dan smash tajam. Beberapa smash yang dilakukan Menpora sering juga merepotkan pasangan Marcus/Kevin. Hanya saja, game I masih menjadi milik Marcus/Kevin yang mengakhiri pertandingan dengan skor (13-21).

Tidak ingin menyerah, Menpora/Beben bangkit di game II. Beben yang memiliki pukulan smash terarah menjadi strategi penentu untuk mengambil poin. Sementara, Menpora lebih banyak memanfaatkan bola tanggung untuk menghasilkan poin. Hasilnya, game II pasangan Menpora/ Beben berhasil memenangkan pertandingan dengan skor (21-16).

Game penentuan akhirnya berlanjut. Menpora yang mendapat perlawanan ketat dari Marcus/Kevin memang terlihat sedikit kelelahan. Namun, semangat tetap ditunjukkan Menpora dengan memberikan perlawanan yang alot kepada pasangan ganda putra yang masuk peringkat satu dunia tersebut. Bahkan Menpora sempat dibikin kewalahan dan kelelahan ketika smash kerasnya dapat dikembalikan oleh Marcus dan Kevin. Bahkan game III harus diakhir dengan rubber game (25-27)

"Ini semua pasti penggemar bukutangkis Indonesia dan penggemar Kevin/Marcus, saya beruntung sore ini mendapat teman tanding yang seimbang. Hari ini benar-benar mendapatkan pelajaran bermain bulutangkis yang luar biasa, kalau dengan teman-teman Kemenpora saya masih bisa bermain neting, kali ini ternyata susah" ujar Menpora.

"Ini juga sebagai semangat baru bagi seluruh pebulutangkis Indonesia untuk menjadi yang terbaik karena kedepan persaingan tidak mudah negara lain sudah melakukan percepatan pembinaan termasuk pembinaan di layer kedua, ketiga dan seterusnya untuk itu semangat Marcus/Kevin harus ditiru oleh pebulutangkis Indonesia lainnya," tambah Menpora.

Ekshibisi ini menurut Marcus/Kevin cukup lumayan, dirinya mengaku mendapat perlawanan yang berat dari Menpora.
"Permainan Pak Menteri bagus kok, kalau dilatih terus bisa mengalahkan saya," kelakar Kevin yang mendapat tepuk tangan dari para penonton.

Usai pertandingan Menpora juga mendoakan untuk ganda putra Indoesia ini (Kevin/Marcus) mampu meraih satu lagi kemenangan di Dubai World Super Series (13-17 Desember 2017) karena akan menjadi sejarah dunia badminton Indonesia.
"Ini adalah contoh kita semua generasi Indonesia bahwa dengan prestasi maka kejayaan Indonesia semakin mendunia dan lewat olahragalah masa depan Indonesia dipertaruhkan untuk berdiri sejajar dengan negara lain, selamat berjuang di Dubai semoga menjadi juara dunia," ucapnya.[]


Editor. Rusjdi Alatas

 

Rekomendasi


 

 

News Feed

Sekarang Waktunya Bersihkan Liver Sebelum Telat

Selasa, 16 Januari 2018 14:37 WIB

Kapan waktu terbaik detoksifikasi liver?


Peduli Asmat, IJTI Papua Gelar Aksi Sejuta Koin

Selasa, 16 Januari 2018 14:33 WIB

Dengan aksi ini diharap dapat mengurangi beban keluarga korban di Asmat.


Pasca Pemanggilan La Nyalla, Gerindra Jatim Didatangi Ratusan GMP

Selasa, 16 Januari 2018 14:27 WIB

GMP membantah kedatangan mereka untuk melakukan unjuk rasa.


KLB Campak dan Gizi Buruk, Tim Gabungan Polda Papua Kirim Satgas ke Asmat

Selasa, 16 Januari 2018 14:19 WIB

Para tenaga medis, logistik serta beberapa instansi terkait yang dikirimkan akan ditempatkan di kampung-kampung terdampak penyakit itu.


Lantik Tim Kampanye, JOSUA Ingin Bertarung Secara Cerdas

Selasa, 16 Januari 2018 14:18 WIB

Tim ini berisikan anak-anak muda punya semangat muda.


Eks Penjaga Gawang Timnas Merapat ke Aceh United

Selasa, 16 Januari 2018 14:11 WIB

Bagi Markus, Aceh bukanlah sesuatu yang asing lagi.


Ternyata China Punya Tower Pembersih Udara Terbesar Dunia

Selasa, 16 Januari 2018 14:05 WIB

Tower ini akan menyerap udara kotor dan memancarkan udara segar.


Giring Pamit ke Pilkada, Nidji Berubah Jadi NEV Plus

Selasa, 16 Januari 2018 14:00 WIB

Nidji dipastikan tidak akan bubar.


Pusat Diminta Ikut Cari Kapal Mega Top III Berawak 29 Nyawa

Selasa, 16 Januari 2018 13:59 WIB

Prediksi kapal yang sudah berada di lautan bebas membutuhkan armada yang memadai.


Amerika Serikat Dukung Indonesia Hentikan Penangkapan Ikan Ilegal

Selasa, 16 Januari 2018 13:55 WIB

Kemitraan antara Pemerintah AS dan Pemerintah Indonesia dirancang untuk mempercepat pelaksanaan PSMA


Bingung Pilih Sekolah Dasar Untuk Anak? Ini Caranya

Selasa, 16 Januari 2018 13:54 WIB

Lakukan beberapa cara berikut sebelum memastikan sekolah anak.


KPU Terima Laporan Kekayaan Bakal Paslon Wali Kota Bekasi

Selasa, 16 Januari 2018 13:52 WIB

KPUD Kota Bekasi akan menyerahkan LHKPN pada KPK.


Melancong ke Kanada, Jangan Lewatkan Pameran Spesial Justin Bieber di Ontario

Selasa, 16 Januari 2018 13:51 WIB

Semua barang Justin Bieber akan dipamerkan.


Anthony Mackie Dorong Tampilan Klasik Falcon

Selasa, 16 Januari 2018 13:49 WIB

Mackie sendiri sudah lama menginginkan tampilan yang lebih dari superhero tersebut.


Zulkifli Hasan: Hati-hati dengan Istilah 'Mahar Politik', Bisa Menyudutkan Islam

Selasa, 16 Januari 2018 13:46 WIB

Zulkifli tidak menampik Pilkada atau Pemilu membutuhkan biaya sebagai operasional dalam rangka pemenangan kandidat.